June 04, 2020

SUAMI BERZINA SAMPAI PUNYA ANAK ZINA

SUAMI BERZINA SAMPAI PUNYA ANAK ZINA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Selamat pagi Ustadz..
Saya mau bertanya tentang permasalahan dalam rumah tangga..
Setahun ini saya kira suami sudah berubah.. Rumah tangga kami harmonis dan baik baik saja.Dan dia baru saja pindah ke tempat kerja. Dr jakarta ke papua.

Baru bulan lalu saya tau kenyataan tentang keadaan rumah tangga saya.
Ternyata selama LDM, saya di jogja dan suami di jakarta. suami sudah 3 tahun kumpul kebo dan punya anak dari hubungan zina dengan perempuan yang berbeda agama. Dulu saya sebagai istri sudah menawarkan berhenti kerja dan mengikuti suami, tapi ditolak oleh suami.
Setiap saya mau berkunjung ke tempat suami selalu ditolak dan marah".
Dan suami sangat sayang dengan anak nya dari hasil selingkuhan nya.
Sedangkan saya belum bisa memberikan keturunan karena kami tinggal terpisah.
Dan suami selalu pulang ketika saya haid.

Dari pihak keluarga kami berdua tidak ada yang tau Ustadz tentang permasalahan ini.
Semua melihat kami sebagai pasangan yang harmonis.

Suami ternyata diam" akan menikahi wanita tersebut tahun depan.
Tapi entah jalan dari Allah saya bisa mengetahui apa yg suami saya tutupi dan rahasiakan rapat" dari saya dan keluarga.
setelah ketahuan, suami berjanji akan berubah dan tetap ingin mempertahan kan saya.
saya meminta suami menstop komunikasi dengan sang perempuan dan saya yang menggantikan komunikasi dan membiayai anak tersebut.
Dan pasangan selingkuhan nya tidak akan memberitahu kabar anak tersebut jika bukan suami saya yang menghubungi nya dan hanya akan menghubungi jika dia membutuhkan uang.
Sedangkan asli nya kondisi keuangan kami pas"an Ustadz.

Jika saya tidak bekerja, saya tidak bisa memenuhi segala kebutuhan rumah tangga.

Suami memberikan nafkah, tetapi juga suami selalu minta ditransfer 3-4 kali per bulannya. Sehingga tidak cukup jika hanya nafkah dari dia saja untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.


Pertanyaannya :
1. Ustadz, bagaimana menyikapi suami yang sudah diperingatkan untuk berhenti selingkuh tapi tidak berhenti juga?
2. Bagaimana sebaiknya seorang istri menyikapi perbuatan sang suami? Apa solusi terbaik untuk masalah ini?
3. Apa salah saya seakan" memutuskan hubungan suami dengan anak dari selingkuhan nya? karena jika saya melarang suami menghubungi selingkuhan nya, selingkuhan nya tidak akan memberitahu perkembangan anaknya.
Karena suami sebenarnya protes karena saya seakan melarang dia untuk mengetahui perkembangan darah dagingnya.
4. Apa yang harus saya lakukan agar saya bisa cepat ikhlas, memperoleh ketenangan batin, tidak selalu kepikiran masalah ini dan galau trus menerus. Saya merasa tenang setelah shalat, tapi beberapa waktu kemudian saya langsung down lagi.
5. Apakah salah saya ingin mempertahankan rumah tangga saya? Saya tidak mau mengalami perceraian dan menaruh harapan suami saya akan berubah. Dan rumah tangga kami selalu dalam perlindungan dan ridho Allah.
6. Apa nasihat yang pas sesuai dengan tuntunan agama yang dapat saya sampaikan ke suami saya? Karena dia selalu menjadikan darah dagingnya sebagai alasan ketika dinasihati. Yang membuat saya sakit hati. Dia tidak bisa melihat darah daging nya kekurangan, tapi dia tidak melihat bagaimana kondisi keuangan istrinya yg dia tinggalkan. Semua demi masa depan darah dagingnya tapi tidak melihat perasaan saya.

JAWABAN

1. Secara syariat, anda diberi pilihan untuk tetap bertahan atau berpisah. Anda dibolehkan untuk meminta cerai, tapi juga tidak dilarang untuk bertahan. Baca detail: Menyikapi Pasangan Selingkuh

Apabila anda memilih untuk bertahan, maka konsekuensinya anda harus bersabar dengan suami apabila hal yang sama terulang kembali.

2. Pilihan terbaik bagi anda tergantung dari mana yang membuat anda merasa paling nyaman: apabila tetap bertahan itu membuat anda nyaman, maka bertahan adalah pilihan terbaik. Apabila situasi ini sangat menyiksa anda, maka berpisah adalah pilihan terbaik. Bahkan, Rasulullah membolehkan salah seorang Sahabat wanita untuk berpisah dengan suaminya hanya karena rasa cintanya sudah hilang padahal sang suami tidak ada masalah selingkuh atau semacamnya. Baca detail: Istri Minta Cerai karena Tak Cinta

3. Pada dasarnya, anak yang dihasilkan dari hubungan zina tidak diakui agama sebagai anak dari ayah biologisnya. Baca detail: Status Anak Zina

4. Lihat jawaban poin 1 dan 2.

5. Tidak salah. Namun anda harus total sabarnya dan tidak mengeluh apabila ternyata suami masih melakukan hal yang sama dengan wanita yang sama atau wanita lain.

6. Tidak ada nasihat yang bisa anda sampaikan. Karena dia secara jelas sudah menunjukkan rasa sayangnya pada anak biologisnya. Justru semakin dinasihati dia semakin tidak suka pada anda. Cara terbaik untuk mengambil hatinya adalah dengan cara membiarkannya melakukan apapun yang dia mau dan anda tetap sabar melihat itu semua. Yang bisa anda lakukan hanyalah berdoa pada Allah agar cintanya pada anda tumbuh dan bersemi serta berbunga kembali. Itulah cara satu-satunya untuk mengembalikannya ke pangkuan anda. Baca doa berikut setiap selesai shalat 5 waktu: Doa Agar Disayang

RUMAH TANGGA: TALAK

Assalamualaikum wr.wb
Pa ustad yang mulia bolehkah saya bertanya?
Disini saya akan bercerita tentang keabsahan pernikahan saya, karena saya sering beranteum dengan suami saya
Ada beberapa kata yang keluar dari suami saya yang bermakna kata talak misalkan

1.Pengen aku tinggalin?

2.Gak mau ngurus nya jga yang kaya gtu mah maksud nya gak mau ngurus saya karena saya selalu bikin masalah dan karna sifat saya terlalu egois Besok nya kami baikan dan suami minta maaf dan saya menanyakan apa maksudnya ucapan itu apa ada niat gitu? Yang di maksud niat gitu (apa ada niat cerai?) suami menjawab tidak ada niat untuk menceraikan saya, maaf ucapan semalam tidak ada maksud untuk gitu Kami selalu berantem baikan lagi berantem lagi, dan kami besok nya berantem lagi dan saya sempat nge WA kaka saya bahwa saya sudah menyesal menikah dengan suami saya.. Suami saya membaca chat saya dengan kaka saya dan suami mengucapkan lagi

3.yu kerumah orangtua mu, mau aku anterin kerumah orang tua mu, bila terus menangis yu tidur nya di rumah orangtua mu, mau tidur disini apa di rumah orang tuamu , dan saya memilih untuk tidur di rumahku sendiri karena di situ saya menangis dan suami menawarkan untuk tidur dulu di rumah orangtuaku, biar saya tidak menagis terus katanya

4.cape aku juga kalau gini terus mah tiap malam ada ajah masalah

5.apa maksud nya bilang ke kaka kamu nyesel udah nikah sama aku, apa? pengen udahan?

6.dari dulu jga udah aku tinggalin kalau aku gak sayang mah

7.cape pusing aku juga gini terus, kalau udah gak mau sama aku lagi tinggalkan saja, bner pengen udahan kata saya, terserah mau nya gmna kalau udah gak mau sama aku tinggalin

8.berhenti menangis mau nurut gak sama aku kalau nangis terus aku beneran tinggalin

9.hampir setiap hari saya selalu bertanya kepada suami saya ,apakah ada niat untuk menceraikan ,suami selalu bilang tidak ada niat untuk menceraikan ,apakah sudah jatuh talak

İtulah ucapan yang suami lontarkan pa ustad apakah saya sudah jatuh talak?

Setiap kami baikan saya selalu menanyakan apa ada maksud untuk gitu? Suami selalu saja menjawab tidak ada niat untuk gitu tidak ada niat untuk menceraikan saya dan suami selalu marah berhenti bilang gitu sudah berapa puluh kali kamu menanyakan apa ada niat gitu terus saja menanyakan gitu, karna setiap berantem aku selalu menanyakan gitu karna saya was was pa ustad setiap suami melontarkan kata2 yang menyangkut ada makna talak ,saya takut, takut suami saya ada niat untuk menceraikan saya, tapi setiap kami berantem saya tidak pernah mendengar suami saya melontarkan kata cerai

Mohon di bantu pa ustad pernikahan saya bagaimana? Apakah masih sah sebagai suami istri apa yang harus saya lakukan?

Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

Semua ucapan suami dari no. 1 s/d 9 itu termasuk kategori talak kinayah. Dan hukumnya baru jatuh talak apabila disertai dengan niat cerai.

Dalam konteks anda berdua, hukumnya tidak jatuh talak karena menurut suami anda dia tidak ada niat cerai. Baca detail: Cerai dalam Islam


June 03, 2020

Daftar Pesantren Wahabi Salafi

Daftar Pesantren Wahabi Salafi di Indonesia.

Wahabi Salafi adalah gerakan ekstrim radikal yang berasal dari Arab Saudi dan didanai dengan dana tak terbatas oleh Kerajaan Arab Saudi maupun dari donatur individual.

"Tidak semua Wahabi adalah teroris, tapi semua teroris muslim berasal dari Wahabi Salafi."

Ma’had Imam Bukhori – Solo

Ma’had Al-Ukhuwah – Sukoharjo

Ma’had Ibnu Abbas – Sragen

Ponpes Islam Al-Irsyad – Semarang

Ma’had Al-Furqon – Gresik

Ma’had Ali bin Abi Thalib – Surabaya

Sekolah Dirosah Islamiyah – Sumbersari

Ma’had Al-Qudwah – Kediri

Ma’had Abu Huroiroh – Mataram

Ma’had Al-Furqon – Pekanbaru

Ponpes Salman Al-Farisi – Kediri

Ma’had Imam Syafi’i – Banyuwangi

Ma’had Minhajul Sunnah – Bogor

Yatim Ibnu Taimiyah – Bogor

Ma’had Hidayatunnajah – Bekasi

Ma’had Ibnu Hajar – Jakarta Timur

Ma’had Ibnu Qayyim Al Jauziyah – Balikpapan

Ma’had Ummahatul Mu’minin – Jakarta Pusat

Ma’had Riyadusholihin – Pandeglang

Ma’had Al-Ma’tuq – Sukabumi

Ma’had Rahmatika Al-Atsary – Subang

Ma’had Assunah – Cirebon

TAMBAHAN

1● PESANTREN MINHAJUS SUNNAH BOGOR , JAWA BARAT

Alamat : Jl. Raya Darmaga Belakang Gudang Bulog Darmaga, Bogor , Jawa Barat Tel. 0251-623761, 08156887807,

e-mail: minhajussunnah@yahoo.com

2● PESANTREN SABILUNNAJAH BANDUNG –MTs dan MA ( Khusus Putra )

Alamat : Jln Sungai Citarik (jembatan II) sapan, desa sukamanah kecamatan Rancaekek, Bandung

http://www.sabilunnajah.com/

Contact Person

M.Rahmad Khairi,S.Si (0878-2390-9765)

Jajat Kurniawan,S.T, M.M.Pd (0812-8805-4208)

Agung Hidayatullah, S.Sos.I (0818-0213-2539)

——————————-

3● PESANTREN ANNAJIYAH BANDUNG — MA (Khusus Putri )

Alamat : Jln Utsman bin Affan no. 90 , komplek Griya Cempaka Arum, belakang Polda Jabar, bypass sukarno hatta,

Tel/Fax. (022) 7831690 , website : http://www.pesantren-annajiyah.com/

Contact Person

M.Rahmad Khairi,S.Si (0878-2390-9765)

Jajat Kurniawan,S.T, M.M.Pd (0812-8805-4208)

Agung Hidayatullah, S.Sos.I (0818-0213-2539)

——————————-

4● PESANTREN AL FURQON AL ISLAMI, GRESIK, JAWA TIMUR

Alamat : Ma’had Al-Furqon Al-Islami, Srowo-Sidayu, Gresik, Jawa Timur

Tel. 031-3949156 – Fax. 031-3940347

——————————-

5● PONDOK PESANTREN IMAM BUKHORI, SOLO, JAWA TENGAH

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP, ALIYAH

Alamat : Jl Raya Solo – Purwodadi Km 8, Selokaton Gondangrejo, Solo 57183

Tel. 0271-665450, 761016, 08122593225, 08156734302

——————————-

6● PESANTREN ISLAMIC CENTRE BIN BAAZ, YOGYAKARTA

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP, ALIYAH, PESANTREN MANDIRI

Alamat : Jl. Wonosari Km 10, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta . Tel/Fax. 0274-522964

——————————-

7● PONDOK PESANTREN JAMILURRAHMAN AS SALAFI, YOGYAKARTA

Alamat : Sawo, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta .

Contact person: Ustadz Abu Mush’ab (Tel. 08122745705) or Ustadz Abu Sa’ad (Tel. 08122745704)

——————————-

8● PESANTREN AL I’TISHOM, KARAWANG, JAWA BARAT

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP

Alamat : Jl. Pesantren Al-I’tishom No.1 Dusun Kedongdong, Kondang Jaya, Klari Karawang, Jawa Barat , 41371

Tel. 0267-433801, 433803, e-mail: shoom@telkom.net

——————————-

9● PESANTREN IHYA AS SUNNAH, TASIKMALAYA, JAWA BARAT

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP, ALIYAH, PESANTREN MANDIRI, MAHAD TAHFIDZ AL QURAN

Alamat : Jl. Terusan Paseh – BCA No 11 Tasikmalaya

Tel. 0265-310754

——————————-

10● MAHAD ALI AL’IRSYAD, SURABAYA , JAWA TIMUR.

Alamat : Jl. Sultan Iskandar Muda 46, Surabaya Utara

Tel: 3298993, 3286649

——————————-

11● PONDOK PESANTREN AL UKHUWAH, SUKOHARJO, JAWA TENGAH

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP, PESANTREN MANDIRI (I’DAD DUAT)

Alamat : Ponpes Al Ukhuwah, Sanggarahan, Joho, Sukoharjo, Solo,

Tel. 0271 592089

——————————-

12● PONDOK PESANTREN ABU HURAIRAH, MATARAM, NTB

Alamat: Jl. Soromandi No, 1 Lawata, Mataram, NTB

Tel. (030) 642404

——————————-

13● PESANTREN IMAM SYAFII, CILACAP, JAWA TENGAH

Jenjang Pendidikan: SETARA UNIVERSITAS

Alamat : Jl. Sumbawa No.70 Cilacap Jawa Tengah

Tel/Fax. (0282)536053

——————————-

14● Pesantren Yatim Ibnu Taimiyah, BOGOR , JAWA BARAT

Kp.Pasir Tengah Rt 04 Rw 03 Pondok Bitung

Ds. Sukaharja Kecamatan Cijeruk

Bogor, 16740

Phone: (0251) 8388 934

Fax. (0251) 8388 935

http://www.ibnutaimiyah.com/

——————————-

15● PESANTREN ISLAM AL IRSYAD, TENGARAN, SALATIGA, JAWA TENGAH

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP, ALIYAH, SETARA UNIVERSITAS

Alamat : Desa Butuh, Kec. Tengaran, Kab. Semarang , Jawa Tengah, Po Box 134 Salatiga

Telp. (0298)321658

——————————-

16● SD-SMP Islam Al Umm MALANG

Kompleks Masjid Al Umm

Jl. Joyo Agung No. 1 Merjosari Malang

http://www.binamasyarakat.com/

——————————-

17● MAHAD IBNU ABBAS AS SALAFI, SOLO, JAWA TENGAH

Jenjang Pendidikan: TK, SD, SMP, PESANTREN MANDIRI

Alamat : Mesjid Baitul Musthafa, Beku, Kliwonan, Masaran, Sragen, Solo

Telp. 0271-881394

——————————-

18●. Ma’had Madinatulquran – Jonggol

http://www.madinatulquran.or.id/

——————————-

19● Ma`had Khidmatussunnah As-salafy Littashfiyyah Wattarbiyyah

Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung timur

http://khidmatussunnah.com/

——————————-

20●.Ma’had Tahfidz Qur’an Al Ikhlash MAGELANG

Komplek Masjid Jami’ Al Ikhlash Dsn. Tlatar, Ds. Krogowanan, Kec. Sawangan, Kab. Magelang, Prov. Jawa Tengah 56481.

CP : 081578442125 (Reza), 085702227853 (Rifki)

——————————-

21● PONDOK PESANTREN HAMALATUL QUR’AN KARAWANG

JL.SYEKH QURO,PLAWAD,KARAWANG,JAWA BARAT,INDONESIA

Telepon:(0267) 8638236

——————————-

22● Ma’had Tahfizhul Qur’an Al-Firqoh An-Najiyah MALANG

Masjid Baitul Makmur, Desa Donowarih, Kec. Karangploso, Kab. Malang, Jawa Timur

Telp. 0341 – 465134

Email : psb@firqotunnajiyah.com

Website : firqotunnajiyah.com

Contact Person :

Untuk Putra (Ikhwan)

085785086746 (Ust. Iman) 085646427585 (Ust. Abdurrahman)

Untuk Putri (Akhwat) 081805020838

——————————-

23● Pondok pesantren Modern Daarussunnah Al-Islamy WANGON

Jl. Wangon -Ajibarang RT 03/01 Desa jambu Kec. wangon Kab Banyumas 53176.

CP. Priagung Rajasa (0857 2922 1066), Aji satrianto (0821 3535 9991), Amin taufik (0856 4288 1684),

——————————-

24●. Ma’had Zaadul Ma’ad PALEMBANG

Jl. Melati, depan perumahan Taman Mekar Sari (dekat dengan Pasar Talang Jambe), Talang Jambe, Palembang.

0857 4555 7199 http://zaadulmaad.com/

——————————-

25● Pesantren Islam AL-ITTIBA’ KLATEN

#Program:

» Tahfizh Al-Qur’an, Putra & Putri

» Tadribud Du’at (Kaderisasi Dai & Imam)

» Sekolah Dasar Islam Plus (Tahfizh Al-Qur’an)

Desa Tlogorandu Rt.03 Rw.05 kecamatan Juwiring, kab. Klaten, Jawa Tengah.

Telp: 082225243444

WA : 0899 5913444

Blog : https://abufawaz.wordpress.com/

——————————-

26● PESANTREN ALMA’TUQ SUKABUMI

Jl. Kadudampit KM. 03 Desa Gunungjaya Kec. Cisaat Kab. Sukabumi

Kode Pos 43152 Telp. (0266) 229949 Fax. (0266) 221450

Email. almatuq@yahoo.com

0857.2346.1429, 0812.1236.4442 (Ust. Buldan/Abu Haitsam)

0857.9841.3140, 0812.1089.2546 (Ust. Gaus/Abu Balqis)

——————————-

27●Pesantren Al Wafa BEKASI

Jl. Masjid Bilal bin Rabah, Cisaat Bojong Rt.010/04, Desa Kertarahayu, Kec. Setu Bekasi, Jawa Barat 17320,

Contak Person.

1.Ustadz Untung Junaedi, MPd. HP: 0857-1166-5550 / 0813-1854-5121

2.Ustadz Ryandi Maulana . HP : 0858-6089-6668

http://www.pesantrenalwafa.com/

——————————-

28● Pesantren Alandalus JONGGOL

Putra: Jl. Menteng Waru Km . 13,5 Kp. Cijurey RT 004/003, Desa Sukadamai, Kec Sukamakmur, Kab. Bogor, Jawa Barat.

Putri: Jl. Menteng Km. 6, Kp. Kadupandak, Desa Balekambang, Kec. Jonggol, Kab. Bogor, Jawa Barat.

No HP : XL 0877-8456-6048 dan 0877-8456-6047

No HP : IM3 0857-1906-1919 dan 0813-1802-2744

http://pesantrenalandalus.com/

WA : 0813-1802-2744

Email : pesantrenalandalus@gmail.com

——————————-

29● PONDOK PESANTREN “TUNAS ILMU” PURBALINGGA

Alamat:

Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah Indonesia

Telp: 0281 6597674 HP: 081319839320

——————————-

30● PONDOK PESANTREN RIYADHUSSHOLIHIIN PANDEGLANG

Jl. Kadukacang Km,0,5 Rocek Cimanuk Pandeglang

Kode Pos 42271, Banten – Indonesia

HP: 081319269080 / 081319673307

——————————-

31● AL-MA’HAD – The Islamic Boarding School BEKASI

Jl. MT. Haryono, Kp. Awirarangan

Kec. Setu, Kabupaten Bekasi

email: info@mahaduna.sch.id

——————————-

32● Assunnah CIREBON

Jl.Kalitanjung 52.B situgangga Karyamulya Kesambi, Kota Cirebon, West Java 45135

(0231) 488728

http://assunnahcirebon.com/

——————————-

33● Mahad Abu Bakar Ash-Shidiq Cirebon

Jl.Kalitanjung 52.B situgangga Karyamulya Kesambi, Kota Cirebon, Karyamulya, Kesambi, Cirebon City, West Java 45135

http://www.mataba-cirebon.com/

——————————-

34● Ponpes Nashrus Sunnah

Jl. KOPERASI 68 BANJAREJO, TAMAN, MADIUN

(0351) 469169

http://an-najiyahmadiun.blogspot.co.id/

——————————-

35● MAHAD ADZ DZAKY BREBES

Alamat:

Masjid Adz Dzaky sebelah TB. Kijang Logam Jl. Raya Pakijangan no. 11 Bulakamba Brebes Jawa Tengah 52253

CP: 087725222656

——————————-

36● Pondok Pesantren Alam Tahfidz BINA QUR’ANI

Alamat: melalui pintu masuk area Bumi Perkemahan Palutungan, Kp.Sukamanah, Desa Cisantana, Kec.Cigugur, Kab.Kuningan – Jawa Barat

Informasi utk Santri Putra: 081914543535, 081324566337, 085724200302

Informasi utk Santri Putri: 0817217477

www.binaqurani.com

——————————-

37● PESANTREN ISLAM AL-IRSYAD TENGARAN 2 (PIAT2) Cabang Majalengka;

Email : admin@pesantrenalirsyad2.org atau

Alamat :

Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran 2, Blok Jombol No. 94 RT/RW. 002/006 Ds. Dawuan Kec. Dawuan Kab. Majalengka 45452, telp. 0233-8666144

——————————-

38● PP Hamalatul Qur’an,

Ds. Kembaran RT 08 Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta Telepon: 0274 372 602

Email:pesantrenhamalatulquran@gmail.com

Website: http://hamalatulquran.com/

——————————-

39● SMP IHBS (Ibnu Hajar Boarding School)

Jl. Raya Munjul Gg. Musholah Fathul Ulum No.11 Munjul Cipayung Jakarta Timur 13850

Telp/Fax (021) 84312279, hp: 021-32403535

E-mail : smp.ibnu.hajar@gmail.com

Website: http://smpihbs.sch.id/

——————————-

40● AL-BINAA Islamic Boarding School

Alamat:

Jl. Raya Pebayuran-Kertasari Pebayuran Bekasi 17710 Jawa Barat- Indonesia

Telp. : +62 21 89150720 (Hunting)

Fax. : +62 21 89150721

SMS. 021-70215720

e-Mail: admin@albinaa.or.id // albinaa2004@hotmail.com

Website: http://albinaa.or.id/

——————————-

41● Pesantren Islam Hidayatunnajah (PIH)

Alamat: Jl Raya Pebayuran KM 08 Desa Kertasari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi jawa Barat 17710

Telp: 021 8915 0465, 8195 0466, 81950467

Email: hidayatunnajah@gmail.com

Website: www.hidayatunnajah.or.id

Profil

——————————-

42● Pondok Pesantren Rahmatika Al-Atsari

Jl. Raya Dayeuhkolot Sagalaherang, Subang, Jawa Barat Telp. 0260-7481974 (Kantor) CP Ikhwan : 085795232995 (Abul Fayadh), CP Akhwat : 085320586870 (Ustzh. Hanifah), Website: http://www.mahadrahmatika-alatsari.com/

——————————-

43● Cahaya Sunnah

Jl Pahlawan Kampung Tengah Rt 03/03 Cileungsi Bogor 16820 (Sebelah studio Radio Rodja), Telp. 0815 6214518

——————————-

44● Imam Syathiby

Masjid Al-Barkah Jl.Pahlawan Kampung Tengah Rt.03/03, (Belakang Polsek Cileungsi) Komplek Radio/Tv Rodja Cileungsi – Bogor 16820, Handphone/WhatsApp : 0812 9111 1756 / 0857 7092 8282, PIN BB 540F6F57,

website: http://tahfizhsyathiby.org/

May 13, 2020

Status Air Bekas Mencuci Benda Najis

Status Air Bekas Mencuci Baju Najis (Arab: ghusalah) apakah najis atau tidak?Imam Nawawi dalam Al-Majmuk Syarah Muhadzab, hlm.1/159 , menjelaskan:

غسالة النجاسة إن انفصلت متغيرة الطعم أو اللون أو الريح بالنجاسة فهي نجسة بالإجماع، والمحل المغسول باق على نجاسته. وإن لم يتغير؛ فإن كانت قلتين فطاهرة بلا خلاف ومطهرة على المذهب، وإن كانت دون القلتين فثلاثة أوجه أصحها أنه إن انفصل وقد طهر المحل فطاهرة، وإلا  فنجسة، والقول بالطهارة مطلقًا هو القديم. هذا كله إذا لم يزد وزن الغسالة، فإن كانت النجاسة ببول مثلاً، فغسل، فزاد وزن الغسالة، ولم يتغير، فالمذهب القطع بأنها نجسة... وهذا كله في الغسل الواجب، وهل هي مطهرة، الصحيح ليست مطهرة

Artinya: Air bekas membasuh najis (ghusalah) hukumnya dirinci: a) apabila air itu terpisah dari yang dicuci dalam keadaan berubah rasa atau warna atau baunya sebab benda najis itu maka hukumnya najis secara ijmak. Sedangkan tempat yang dibasuh tetap najis. b) apabila airnya tidak berubah maka: i) apabila air itu mencapai 2 qulah maka hukummnya suci tanpa perbedaan pendapat serta menyucikan menurut madzhab terpilih; ii) apabila kurang dari 2 qulah maka ada 3 pendapat yang paling sahih adalah apabila terpisah airnya dan tempatnya sudah suci maka airnya juga suci apabila tempatnya belum suci maka airnya najis. Pendapat yang menyatakan suci secara mutlak adalah qaul qadim (pendapat Imam Syafi'i di Irak).Ini semua apabila ukuran air ghusalah itu tidak bertambah. Apabila najisnya itu karena kencing, misalnya, lalu dibasuh, kemudian bertambah ukuran air ghusalahnya tapi tidak berubah airnya maka menurut madzhab yang terpilih statusnya najis .. ini semua dalam basuhan yang wajib. Apakah air ghusalah itu menyucikan? Menurut pendapat yang sahih tidak menyucikan.

Penegasan Imam Nawawi di atas diperjelas oleh Majelis Fatwa Yordania sbb:

الماء المتطاير من الملابس النجسة أثناء غسلها بالماء يسمى (الغُسَالة)، وحكمها فيه تفصيل:
إذا انفصلت هذه الغسالة وقد تغير لونها أو طعمها أو ريحها بالنجاسة؛ فهي نجسة بلا خلاف، يجب غسلها والاحتراز عنها.
أما إذا انفصلت وهي غير متغيرة بالنجاسة فحكمها حينئذ يتبع حكم المحل؛ إذا كان قد طهر فهي طاهرة، وإذا بقي على نجاسته فهي نجسة.

Artinya: Air yang mengalir dari pakaian yang najis saat membasuhnya dengan air disebut ghusalah. Status hukum dari air tersebut dirinci sbb: a) Apabila air ghusalah itu terpisah dari baju dan berubah warna, rasa dan bau dengan najis, maka menjadi najis dan wajib dibasuh dan menjaga diri (menghindar) darinya. Adapun apabila air ghusalah itu terpisah dan tidak berubah oleh najis maka hukumnya mengikuti hukum tempatnya: apabila tempatnya suci maka airnya suci; apabila tetap atas kenajisannya maka najis.

May 11, 2020

Status Hadis Doa Berbuka Puasa Allahumma Laka Shumtu

Status Hadis Doa Berbuka Puasa Populer yaitu Allahumma laka shumtu wa ala rizqika aftortu Teks doa berbuka puasa yang populer di Indonesia

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Status hadis yang terkait doa di atas ada dua pendapat: 1. Hasan dan ma'mul bih (bisa diamalkan) menurut Zakariya Al-Anshari. Menurut Syaikhul Islam Zakariya Al-Anshari dalam kitab Asnal Matolib, 5/337, menjelaskan:

و ينبغي له ( أن يقول بعد ) وفي نسخة عند ( الإفطار اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت ) للاتباع رواه أبو داود بإسناد حسن لكنه مرسل

Artinya: Hendaknya bagi orang puasa berdoa setelah atau ketika berbuka puasa: "Allahumma laka shumtu wa ala rizqika aftortu" karena ikut sunnah Nabi berdasarkan hadis riwayat Abu Dawud dengan sanad yang hasan tapi mursal.

2. Mursal dengan syawahid. Artinya kira-kira dari dhaif menjadi Hasan.

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ زُهْرَةَ، أَنَّهُ بَلَغَهُ ” أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: «اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ»

….Sesungguhnya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka membaca doa: Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu (HR. Abu Dawud, diriwayatkan juga oleh Al Baihaqi, Ath Thabarany, Ibnu Abi Syaibah)

Namun dalam catatan kaki Kitab Jâmi’ul Ushul, karya Ibnul Atsir (w. 606 H), dengan tahqiq Abdul Qadir Arna’uth dan disempurnakan Basyir ‘Uyûn, Maktabah Dârul Bayân, juz 6 hal.378 dinyatakan:

رقم (2358) في الصوم، باب القول عند الإفطار، مرسلاً، ولكن للحديث شواهد يقوى بها.

Nomor (2358) dalam (kitab) Puasa, bab perkataan saat berbuka, mursal, akan tetapi hadits ini memiliki syawâhid yang memperkuatnya. Berikut beberapa redaksi do’a terkait:

1) Ath Thabarany dalam Mu’jam as Shaghir (2/133):

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ , وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

2) Ath Thabarany dalam Ad Du’â, hal 286

بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، تَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

3) Dalam Mushannaf Ibnu Abi Syaibah (2/344), Ar Rabi’ bin Khutsaim ketika mau berbuka berdo’a:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَعَانَنِي فَصُمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

4) Dalam Tartîbul ‘Amâly, 1/344:

بِاسْمِ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ، تَقَبَّلْهُ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

April 29, 2020

Mimpi Rumah Rusak

Mimpi Rumah Rusak
Tafsir Mimpi Ibnu Sirin

Mimpi rumahnya rusak, maka pertanda akan mendapatkan kedudukan.

Mimpi dioperasi atau dibedah, maka pertanda semua yang dikerjakan akan mendapatkan keuntungan.

Mimpi memperoleh sebuah cermin, maka pertanda akan mendapatkan jodoh yang mulia dan kayaraya.

Mimpi mendapatkan mangkok atau piring, maka pertanda akan mendapatkan tambahan rejeki.

Mimpi tembok rumah runtuh, maka pertanda apa yang dikerjakan akan mendapat kerugian besar.

Mimpi dikelilingi oleh capung, maka pertanda akan menemui musibah jika tidak berhati-hati.

Mimpi merasa bahagia, maka pertanda akan mendapatkan kesusahan.

Mimpi menjadi yatim piatu, maka pertanda akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Mimpi menjadi seorang pelayan hotel, maka pertanda akan mendapatkan pekerjaan baru yang lebih rendah dari sebelumnya.

Mimpi terserang penyakit campak, maka pertanda akan mendapatkan keberuntungan.

Mimpi naik perahu, maka pertanda akan memiliki kedudukan yang tinggi.

Mimpi berdiri di atas salju, maka pertanda rencana Anda akan menemui jaIan buntu.

Mimpi makan di restoran sendirian, maka pertanda akan mengalami kegagalan dalam mewujudkan keinginan.

Mimpi berada di barak tentara, maka pertanda akan melakukan sebuah perjalanan.

Mimpi pingsan, maka pertanda rencana Anda akan mengalami kegagalan.

Terlahir Islam Apa Harus Baca Syahadat Ulang Setelah Baligh?

Terlahir Islam Apa Harus Baca Syahadat Ulang Setelah Baligh?
Terlahir islam apa harus baca syahadat ulang setelah baligh?

Assalamu'alaikum wr.wb
Perkenalkan saya fenti umur 23 tahun yg saat ini sedang ingin menjadi muslim sejati
Langsung saja pak ustadz
Apa islam bukan keturunan?
Dan apa jika sudah terlahir islam harus bersyahadat kembali apa hukumnya ?

Saya mohon penjelasan yg sangat mendetail pak ustadz
Terimakasih pak ustadz

Wassalam'ualaikum wr.wb

JAWABAN

Pertama, Menurut ijmak (kesepakatan) ulama, seorang anak yang terlahir dari bapak dan ibu muslim, maka dia otomatis seorang muslim dan tidak perlu memperbarui keislamannya dengan cara baca syahadat ketika baligh.

Dalam kitab Al-Mausuah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, hlm. 4/270, dijelaskan:


اتَّفَقَ الْفُقَهَاءُ عَلَى أَنَّهُ إِذَا أَسْلَمَ الأْبُ وَلَهُ أَوْلاَدٌ صِغَارٌ ...فَإِنَّ هَؤُلاَءِ يُحْكَمُ بِإِسْلاَمِهِمْ تَبَعًا لأِبِيهِمْ .

وَذَهَبَ الْجُمْهُورُ ( الْحَنَفِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ ) إِلَى أَنَّ الْعِبْرَةَ بِإِسْلاَمِ أَحَدِ الأَْبَوَيْنِ ، أَبًا كَانَ أَوْ أُمًّا ، فَيُحْكَمُ بِإِسْلاَمِ الصِّغَارِ بِالتَّبَعِيَّةِ ، لأِنَّ الإْسْلاَمَ يَعْلُو وَلاَ يُعْلَى عَلَيْهِ ، لأِنَّهُ دِينُ اللَّهِ الَّذِي ارْتَضَاهُ لِعِبَادِهِ ".
Artinya: Ulama sepakat bahwa apabila seorang bapak masuk Islam dan dia punya anak kecil .. maka semua anak-anaknya dihukumi Islam karena ikut pada ayah mereka. Begitu juga apabila salah satu dari kedua orangtuanya itu (ayah atau ibunya) itu muslim maka menurut jumhur (mayoritas) ulama - madzhab Hanafi, Syafi'i, Hanbali - maka anaknya dihukumi muslim karena ikut pada orangtuanya yang muslim. Karena Islam itu luhur dan karena Islam itu agama Allah yang diridhai untuk dipeluk hambaNya.

Kedua, orang tua (ayah dan ibu) berkewajiban untuk mendidik anak-anaknya dengan ilmu dasar Islam. Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 3/11, menjelaskan:

قال الأئمة : يجب على الآباء والأمهات تعليم أولادهم الطهارة ، والصلاة ، والشرائع بعد سبع سنين ، وضربهم علي تركها بعد عشر سنين
Artinya: Wajib bagi ayah dan ibu mengajarkan anak-anaknya tentang suci, shalat, syariah Islam setelah usia tujuh tahun. Dan memukul mereka apabila meninggalkan shalat setelah usia 10 tahun.

Pandangan Imam Nawawi di atas berdasarkan pada hadis sahih riwayat Abu Dawud Nabi bersabda:

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال : قال الرسول صلى الله عليه وسلم : (مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ) رواه أبو داود ( 495 ) .
Artinya: Dari Abdullah bin Amr bin Ash ia berkata, Nabi bersabda: Perintahkan anak-anak kalian untuk shalat saat mereka berusia tujuh tahun. Dan pukullah mereka apabila tidak shalat saat usia 10 tahun.

Baca detail: Ilmu Dasar Agama Islam

April 28, 2020

Cara Niat Puasa Ramadan dan Doa Berbuka

Cara Niat Puasa Ramadan dan Doa Berbuka
NIAT RAMADAN TANPA KATA FARDHU, APAKAH SAH?

Assalamualaikum

1.Pak ustadz, bolehkah niat puasa ramadhan dengan kalimat "aku puasa fardhu ramadhan besok/esok karena Allah" ?

2.Apakah harus ada kata fardhu ?

JAWABAN

1. Boleh. Sama seperti shalat.
Imam Nawawi dalam kitab Raudhatut Thalibin, hlm. 2/351, menyatakan:

لا يصح الصوم إلا بالنية ، ومحلها القلب . ولا يشترط النطق بلا خلاف . وتجب النية لكل يوم . فلو نوى صوم الشهر كله ، فهل يصح صوم اليوم الأول بهذه النية ؟ المذهب : أنه يصح ، وبه قطع ابن عبدان ، وتردد فيه الشيخ أبو محمد

ويجب تعيين النية في صوم الفرض ، سواء فيه صوم رمضان ، والنذر ، والكفارة ، وغيرها . ولنا وجه حكاه صاحب التتمة عن الحليمي : أنه يصح صوم رمضان بنية مطلقة ، وهو شاذ .

وكمال النية في رمضان : أن ينوي صوم غد عن أداء فرض رمضان هذه السنة لله تعالى . فأما الصوم وكونه عن رمضان ، فلا بد منهما بلا خلاف ، إلا وجه الحليمي . وأما الأداء والفرضية والإضافة إلى الله تعالى ، ففيها الخلاف المذكور في الصلاة . وأما رمضان هذه السنة ، فالمذهب : أنه لا يشترط .

Artinya: "Puasa tidak sah kecuali dengan niat. Tempat niat itu di hati. Tidak disyaratkan mengucapkan niat. Wajib niat setiap hari. Seandainya niat puasa untuk sebulan seluruhnya, apakah sah puasa hari pertama dengan niat ini? Pendapat dalam madzhab Syafi'i adalah sah. Ini dinyatakan oleh Ibni Idan. Abu Muhammad memiliki dua pendapat soal ini.

Wajib menentukan niat untuk puasa fardhu. Baik puasa Ramadan, nadzar, kafarat, dll. Kami memiliki pendapat sebagaimana dijelaskan oleh penulis kitab At-Tatimmah dari Al-Hulaimi: bahwasanya sah puasa Ramadan dengan niat mutlak. Ini pendapat yang syadz (langka).

Niat sempurna dalam Ramadan adalah: Niat puasa besok untuk ada'nya puasa Ramadan tahun ini karena Allah. Unsur "shoum/puasa" dan "Ramadan" keduanya wajib disebut dalam niat, kecuali menurut Al-Hulaimi. Sedangkan unsur "ada'an" dan "fardhu" dan "karena Allah" maka dalam soal ini ulama madzhab Syafi'i berbeda pendapat sebagaimana disebut dalam shalat. Adapun unsur "Ramadan tahun ini" maka ia tidak disyaratkan."

niat puasa Ramadhan

Kesimpulan: yang wajib dalam niat puasa Ramadan yang disepakati madzhab Syafi'i ada dua unsur yaitu: kata 'puasa' dan kata 'Ramadan'. Jadi, niat berikut sudah sah: "niat puasa Ramadan".
Adapun niat yang sempurna adalah: "Saya niat puasa fardhu Ramadan besok ada'an karena Allah" (kata ada'an sebagai kebalikan dari qadha'an).

Baca juga: Cara Niat dalam shalat wudhu, dan junub


2. Tidak perlu ada kata fardhu. Baca detail: Puasa Ramadan

DOA SETELAH BERBUKA PUASA

Doa berbuka puasa

TANYA JAWAB

Tanya: Benarkah niat puasa Ramadan yang sempurna seperti di atas tidak ada dalam madzhab Syafi'i?

Jawab: Tidak benar. Lafaz niat seperti di atas disebutkan dalam kitab-kitab madzhab Syafi'i. Seperti disebutkan oleh Al-Malibari dalam kitab Fathul Muin, hlm. 88, sebagai berikut:

وأكملها أي النية: نويت صوم غد عن أداء فرض رمضان بالجر لإضافته لما بعده هذه السنة لله تعالى لصحة النية حينئذ اتفاقا

Artinya: Niat puasa paling sempurna adalah نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّه تَعَالَى


Fatwa Al Azhar: Shalat di Rumah dan Shalat Zhuhur Pengganti Jumat

Fatwa Al Azhar: Shalat di Rumah dan Shalat Zhuhur Pengganti Jumat
Pada hari Minggu 15 Maret 2020 Dewan Ulama Al-Azhar melakukan sidang terkait Pandemi Corona atau Covid-19 dan cara menyikapinya.

Hasilnya:

- Umat Islam yang berkewajiban shalat Jumat boleh tidak melaksanakan shalat Jumat dan menggantinya dengan shalat Zhuhur di rumah.

- Shalat berjamaah cukup dilakukan di rumah bersama keluarga sendiri.

- Wajib bagi yang sakit dan usia lanjut untuk tinggal di rumah dan wajib mengikuti panduan yang telah ditetapkan pemerintah masing-masing.

بيان للناس

جواز إيقاف صلوات الجُمع والجماعات حمايةً للناس من فيروس #كورونا

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على مَن لا نبيَّ بعدَه... وبعدُ:
ففي ضوء ما تسفر عنه التقارير الصحية المتتابعة من سرعة انتشار (#فيروس_كورونا - كوفيد 19) وتحوُّله إلى وباء عالمي، ومع تواتر المعلومات الطبية من أن الخطر الحقيقي للفيروس هو في سهولة وسرعة انتشاره، وأن المصاب به قد لا تظهر عليه أعراضه، ولا يَعْلم أنه مصاب به، وهو بذلك ينشر العدوى في كل مكان ينتقل إليه.

ولما كان من أعظم مقاصد شريعة الإسلام حفظُ النفوس وحمايتها ووقايتها من كل الأخطار والأضرار.
فإنَّ هيئة كبار العلماء - انطلاقًا من مسؤوليتها الشرعية - تحيط المسؤولين في كافة الأرجاء علمًا بأنه يجوز شرعًا إيقاف الجُمَعِ والجماعات في البلاد؛ خوفًا من تفشِّي الفيروس وانتشاره والفتك بالبلاد والعباد.

كما يتعيَّن وجوبًا على المرضى وكبار السن البقاء في منازلهم، والالتزام بالإجراءات الاحترازية التي تُعلن عنها السلطات المختصة في كل دولة، وعدم الخروج لصلاة الجمعة أو الجماعة؛ بعد ما تقرر طبيًّا، وثبت من الإحصاءات الرسمية انتشار هذا المرض وتسبُّبه في وفيات الكثيرين في العالم، ويكفي في تقدير خطر هذا الوباء غلبة الظن والشواهد: كارتفاع نسبة المصابين، واحتمال العدوى، وتطور الفيروس.

هذا، ويجب على المسؤولين في كل دولةٍ بذل كل الجهود الممكنة، واتخاذ الأساليب الاحترازية والوقائية لمنع انتشار الفيروس؛ فالمحققون من العلماء متفقون على أنَّ المتوقَّعَ القريبَ كالواقع، وأن ما يقاربُ الشيءَ يأخذُ حكمَه، وأنَّ صحة الأبدان من أعظم المقاصد والأهداف في الشريعة الإسلامية.

والدليل على مشروعيَّة تعطيل صلاة الجمعة والجماعات وإيقافهما؛ تلافيًا لانتشار الوباء: ما روي في الصحيحين: «أن عَبْدَ اللهِ بْنَ عَبَّاسٍ قال لِمُؤَذِّنِهِ فِي يَوْمٍ مَطِيرٍ: إِذَا قُلْتَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، فَلاَ تَقُلْ حَيّ عَلَى الصَّلاَةِ، قُلْ: صَلُّوا فِي بُيُوتِكُمْ، فَكَأَنَّ النَّاسَ اسْتَنْكَرُوا، قَالَ: فَعَلَهُ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنِّي، إِنَّ الْجُمُعَةَ عَزْمَةٌ، وَإِنِّي كَرِهْتُ أَنْ أُحْرِجَكُمْ، فَتَمْشُونَ فِي الطِّينِ وَالدَّحَضِ».

فقد دل الحديث على الأمر بترك الجماعات تفاديًا للمشقة الحاصلة بسبب المطر، ولا شك أن خطر الفيروس أعظم من مشقَّة الذهاب للصلاة مع المطر، فالترخُّص بترك صلاة الجمعة في المساجد عند حلول الوباء، ووقوعه أمر شرعي ومُسلَّم به عقلًا وفقهًا، والبديل الشرعي عنها أربع ركعات ظهرًا في البيوت، أو في أي مكان غير مزدحم.
هذا..
وقد انتهى الفقهاء إلى أنَّ الخوف على النفس أو المال أو الأهل أعذارٌ تُبيح ترك الجمعة أو الجماعة؛ لما رواه أبو داود عن ابن عباس من قول النبي صلى الله عليه وسلم: «مَنْ سَمِعَ المنادِيَ فَلَمْ يَمْنَعْهُ مِنَ اتِّبَاعِهِ، عُذْرٌ»، قَالُوا: وَمَا الْعُذْرُ؟ قَالَ: «خَوْفٌ أَوْ مَرَضٌ، لَمْ تُقْبَلْ مِنْهُ الصَّلَاةُ الَّتِي صَلَّى».
وما أخرجه الشيخان في صحيحهما من حديث عبد الرحمن بن عوف أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم «إِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْض فَلاَ تَقْدَمُوا عَلَيْهِ، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا فِرَارًا مِنْهُ».

وقد نهى النبي صلى الله عليه وسلم مَن له رائحة كريهة تُؤذي الناس أن يُصلي في المسجد؛ منعًا للإضرار بالناس، فقد أخرج البخاري عن جابر بن عبد الله رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «من أكل ثومًا أو بصلًا، فليعتزلنا - أو قال: فليعتزل مسجدنا - وليقعد في بيته». وما ورد في الحديث ضررٌ محدود، سرعان ما يزول بالفراغ من الصلاة، فما بالنا بوباءٍ يَسهُل انتشاره! ويتسبَّب في حدوث كارثةٍ قد تخرج عن حدِّ السيطرة عليها، ونعوذ بالله من ذلك.

والخوف الآن حاصلٌ بسبب سرعة انتشار الفيروس، وقوَّة فتكه، وعدم الوصول إلى علاج ناجع له حتى الآن، ومن ثَمَّ فالمسلمُ معذورٌ في التخلُّف عن الجمعة أو الجماعة.

* وعليه: فتنتهي هيئة كبار العلماء بالأزهر الشريف إلى القول بأنه يجوز شرعًا للدولة متى رأت أن التجمُّع لأداء صلاة الجمعة أو الجماعة سوف يُؤدِّي إلى انتشار هذا الفيروس الخطير أن تُوقفهما مؤقتًا.

وتُذكِّر الهيئة هنا بثلاثة أمور:
الأول: وجوب رفع الأذان لكل صلاة بالمساجد، في حالة إيقاف الجمعة والجماعات، ويجوز أن يُنادِي المؤذن مع كل أذان: (صلوا في بيوتكم).

الثاني: لأهل كل بيت يعيشون معًا أداءُ الصلاة مع بعضهم بعضًا في جماعة؛ إذ لا يلزم أن تكون الجماعة في مسجد حتى إعلان زوال حالة الخطر بإذن الله وفرجه.

الثالث: يجب شرعًا على جميع المواطنين الالتزام بالتعليمات والإرشادات الصادرة عن الجهات الصحية للحدِّ من انتشار الفيروس والقضاء عليه، واستقاء المعلومات من المصادر الرسمية المختصة، وتجنُّب ترويج الشائعات التي تُروِّعُ الناس، وتوقعهم في بلبلة وحيرة من أمرهم.

وتدعو هيئة كبار العلماء المسلمين في مشارق الأرض ومغاربها إلى المحافظة على الصلاة والتضرع إلى الله -تعالى- بالدعاء، ودعم المرضى ومساعدتهم، والإكثار من أعمال البر والخير؛ من أجل أن يرفع الله البلاء عن العالم، وأن يحفظ بلادنا والناس جميعًا من هذا الوباء، ومن جميع الأمراض والأسقام، إنه خير مسؤول، وأعظم مأمول
فَاللَّهُ خَيْرٌ حَافِظًا وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

هيئة كبار العلماء
الأحد 15/3/2020م

Sumber: https://bit.ly/2Ya91MF